tak tertutup peluang polisi melanggar ham di penanganan kerusuhan massa pada kabupaten musi rawas, sumatera selatan, pekan 2012. itulah aspirasi wakil ketua dpd, la ode ida, tentang tindakan polisional dan justru berujung selama kematian lima penduduk setempat.
gesekan kepentingan dan politik setempat, saat tersebut, memesan emosi masyarakat mengarah dalam demonstrasi menanggapi usulan pemekaran kabupaten tersebut, menjadi kabupaten musi rawas utara, dan urung dikabulkan.
kerusuhan musi rawas tidak usah terjadi manakala polisi mampu mengendalikan diri ketika mengamankan aksi demo warga yang menuntut pemekaran wilayah, ujarnya senator ida, selama kendari, minggu.
saat warga menggarap penampilan demo papar senator itu, sepenuhnya berjalan tidak berbahaya, damai dan lancar tidak banyak yang bertindak anarkhis.
Informasi Lainnya:
- Merawat Mobil di Musim Hujan
- Tips Pemeliharaan Mobil di Musim Hujan
- Merawat Mobil di Musim Hujan
- Merawat Mobil di Musim Hujan
massa berubah anarkhis tutur dia, setelah polisi dan mengamankan demo menembaki penduduk secara brutal yang menewaskan empat penduduk serta beberapa pihak luka. tak kurang markas polres musi rawas dibakar, beberapa properti kepolisian setempat serta sama. malahan ada pernyataan kiranya kabupaten itu tak dulu melayani keberadaan polisi.
masyarakat yang luka lalu dilarikan dalam properti sakit, tapi hanya pilihan hari menjalani perawatan, korban kena tembak itu meninggal. maka korban meninggal akibat kerusuhan selama musi rawas, katanya.
senator ida menyatakan, di senin pekan depan, dirinya bersama anggota dpd dari sumatera selatan, hendak berkunjung ke musi rawas, berkomunikasi langsung melalui warga setempat.
dalam kunjungan itu kami akan meminta penduduk musi rawas dan menuntut pemekaran wilayah adalah kabupaten musi rawas utara, untuk bersabar, karena wilayah tersebut akan segera dibahas adalah daerah otonom baru bersama empat calon daerah otonom yang lain selama indonesia, ujarnya.
mereka dan ikut serta dalam penembakan warga tersebut, agar diberi hukuman setimpal, sehingga mampu mengakibatkan jera terhadap polisi-polisi lain agar bertindak brutal, katanya.
menurut senator ida, baru banyak lima calon daerah otonom baru dan hendak dibahas dpr selama sidang berikutnya yang direncakan selama juli 2013.
kelima calon daerah otonom masih tersebut yaitu, kabupaten musi rawas utara (sumatera selatan), kabupaten buton sedang, kabupaten buton selatan, kabupaten muna barat serta kota muna (sulawesi tenggara).